Terjatuh Diantara Gemintang (Chapter 6: Perjalanan Pulang Menuju Hati yang Setia Menunggu)


Malam sudah larut dan suradi belum lagi pulang, ia masih mengumpulkan batu-batu kali untuk dinding sawah. Pekerjaan sambilan yang menguras waktu dan tenaganya sepulang sekolah, namun dijalaninya tanpa kenal lelah. Masih ditepi sungai suradi mengais rejeki, untuk menafkahi adik-adiknya yang masih kecil. Suradi anak yatim piatu, hidup bersama adik-adiknya yang masih SD dan SMP, tinggal …

Advertisements

Terjatuh Diantara Gemintang (chapter 4: Mika, you were asking a wrong question)


Good name in man and woman, dear my lord, Is the immediate jewel of their souls: Who steals my purse steals trash; ’tis something, nothing; ‘Twas mine, ’tis his, and has been slave to thousands; But he that filches from me my good name Robs me of that which not enriches him And makes me …

Terjatuh Diantara Gemintang (Chapter 3: Tuan, Anda Terlambat 1400 Tahun)

dragon vs tiger on yin-yang

Dihari minggu ini wicak menghabiskan waktunya untuk berolahraga, seperti biasa ia melakukan pemanasan ringan sebelum berlari keliling desa. Sambil sesekali melenturkan otot-ototnya, wicak berlari kecil dan sesekali juga bertegur sapa dengan tetangga. Sebenarnya olahraga berlari ini ia lakukan termotivasi agar dapat menghampiri rumah raminah sejenak, namun hal ini jarang dilakukannya, dengan melihat halaman rumah raminah …

Terjatuh Diantara Gemintang (Chapter 1: Dimanakah Engkau Berada?)

Hutan Nelangsa dan Rindu

Seperti hari yang telah berlalu raminah duduk ditepi sungai, menyaksikan air mengaliri belakang rumahnya. Ia baru saja terbangun dari tidurnya namun air sungai yang mengalir dan gemericik riak sungai menjadi sarapannya sebelum membuat sarapan untuk bapak. Seperti biasa raminah mencelupkan lengannya ke sungai, sejuknya angin subuh, dinginnya air sungai dan helaan nafasnya menyatu berirama dengan …